Databricks Incar Valuasi $134 Miliar dalam Putaran Pendanaan Baru
Perusahaan analisis data dan kecerdasan buatan (AI), Databricks, dilaporkan sedang mengumpulkan dana sebesar $4 miliar dalam putaran pendanaan baru. Putaran Series L ini diperkirakan akan menaikkan valuasi perusahaan menjadi $134 miliar, meningkat 34% dari sesi pendanaan sebelumnya pada musim panas.

Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Selasa, 16 Desember, Co-founder dan CEO Databricks, Ali Ghodsi, menyatakan bahwa dana segar tersebut akan diinvestasikan pada produk inti analisis data dan perangkat lunak AI perusahaan. Dana ini juga akan dimanfaatkan untuk memungkinkan karyawan melakukan penjualan saham sekunder.
Sebagai salah satu perusahaan swasta paling bernilai di Silicon Valley, Databricks berencana merekrut sekitar 600 lulusan perguruan tinggi baru pada tahun 2026 dan menambah ribuan pekerjaan baru di seluruh dunia, termasuk di Asia, Amerika Latin, dan Eropa. Perusahaan juga akan merekrut peneliti AI.
Databricks telah diuntungkan dari booming AI, dengan produk data-warehousing mereka yang melayani platform data untuk layanan AI, berhasil melampaui laju pendapatan tahunan (revenue run rate) $1 miliar pada akhir Oktober. Perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan OpenAI dan Anthropic tahun ini untuk menjual layanan AI kepada pelanggan bisnis.
Putaran pendanaan baru ini datang hanya tiga bulan setelah putaran Series K Databricks, yang saat itu menilai perusahaan lebih dari $100 miliar, naik dari $62 miliar di awal tahun.
(Sumber: pymnts.com)
Baca Juga
BACA_JUGA_LAINNYA
Ransomware Fairlife Anubis 2026: Analisis Serangan OT dan Pelajaran untuk Industri Pangan Indonesia
24 Juli 2026
Siswa SD Boyolali Temukan 4 Celah Keamanan di Domain NASA dan Dapat Letter of Recognition
19 Juli 2026
Scattered Spider Divonis 5,5 Tahun: Peretasan Transport for London yang Bikin 148 Sistem Mati
19 Juli 2026